Core layer
Core layer bertanggung jawab untuk transportasi data yang cepat dan handal di dalam jaringan. Core layer sering dikenal sebagai jaringan backbone karena semua lapisan lain bergantung padanya. Tujuannya adalah untuk mengurangi waktu pengiriman paket. Faktor yang harus dipertimbangkan saat merancang perangkat yang akan digunakan dalam core layer adalah:
1.kecepatan transfer data: Kecepatan sangat penting pada core layer. Salah satu cara bahwa jaringan inti memungkinkan melakukan transfer data dengan cepat adalah melalui pembagian beban, di mana aliran data dapat melakukan perjalanan melalui beberapa koneksi jaringan.
2.Keandalan yang tinggi: Beberapa jalur data memastikan toleransi kesalahan jaringan tinggi, jika satu jalur mengalami masalah, maka perangkat dapat dengan cepat menemukan rute baru.
Contoh perangkat core layer:
1.Cisco switch seperti 7000, 7200, 7500, dan 12000 (untuk penggunaan WAN)
2.Catalyst switch seperti 6000,, 5000 dan 4000 (untuk penggunaan LAN)
3.T-1 dan E-1 baris, Frame koneksi relay, ATM jaringan, Switched Layanan Multimegabit Data (SMDS)
Distribution layer
Lapisan distribusi bertanggung jawab untuk routing. Hal ini juga memberikan kebijakan berbasis jaringan konektivitas, termasuk:
1.Packet filtering (firewall): mengatur pengiriman paket berdasarkan sumber dan tujuan informasi untuk menciptakan batas jaringan.
2.QoS: Router atau layer 3 switch dapat membaca paket dan memprioritaskan pengiriman, berdasarkan kebijakan yang ditetapkan.
3.Access Layer Agregasi Point: lapisan ini melayani titik agregasi untuk switch layer desktop.
4.Kontrol Broadcast dan Multicast: lapisan ini berfungsi sebagai batas untuk siaran dan domain multicast.
5.Gateway Aplikasi: lapisan ini memungkinkan Anda untuk membuat gateway protokol dari arsitektur jaringan yang berbeda.
6.Lapisan distribusi juga melakukan antrian dan menyediakan manipulasi paket dari lalu lintas jaringan.
Access layer
Lapisan akses berisi perangkat yang memungkinkan kelompok kerja dan pengguna untuk menggunakan layanan yang diberikan oleh distribusi dan core layer. Pada lapisan akses, Anda memiliki kemampuan untuk memperluas atau kontrak collision domain menggunakan repeater, hub, atau switch standar. Berkenaan dengan lapisan akses, switch bukan sebuah perangkat bertenaga tinggi, seperti yang ditemukan pada core layer. Sebaliknya, switch adalah versi lanjutan dari hub.
Pada lapisan akses, Anda dapat:
1.Mengaktifkan MAC address filtering: program untuk switch yang memungkinkan hanya sistem tertentu yang dapat mengakses LAN yang terhubung.
2.Membuat collision domain yang terpisah: Switch dapat membuat collision domain yang terpisah untuk setiap node terhubung untuk meningkatkan kinerja.
3.Berbagi Bandwith: Anda dapat memungkinkan koneksi jaringan yang sama untuk menangani semua data.
4.Menangani pemindahan bandwidth: Anda dapat memindahkan data dari satu jaringan ke yang lain untuk melakukan load balancing.
hirarki jaringan komputer
Wily Cahyadi. Diberdayakan oleh Blogger.





Leave a Reply